Bali Pasar Perdagangan Primata Paling Menggiurkan

Metrotvnews.com, Denpasar: Bali menjadi salah satu pasar perdagangan primata paling menggiurkan di Indonesia. Satwa yang paling banyak diperjualbelikan di Bali adalah jenis monyet ekor panjang dan lutung, dua primata yang dilindungi.

"Bayangkan saja, di Pasar Satria Denpasar, rata-rata perhari laku terjual 20 ekor. Ini semua diambil dari alam. Itu berarti setiap hari ada primata yang diambil dari alam sebanyak 20 ekor. Cepat atau lambat akan punah juga," kata Juru Kampanye ProFauna Indonesia, Bayu Sandi, dalam aksi unjukrasa bersama teman-temannya di depan Kantor DPRD Bali, Denpasar, Kamis (30/1).

Aktivis ProFauna Indonesia Bali menggelar unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia yang jatuh 30 Januari setiap tahunnya.

Tak cuma monyet dan lutung, para pengunjuk rasa mengatakan, spesies lain yang banyak diperdagangkan adalah Kukang (nycticebus sp). Sebelum diperdagangkan, gigi taring kukang sudah dicabut sehingga terkesan jinak dan tidak mengigit.

Sepanjang tahun 2013, ada sekitar 40 kasus perdagangan kukang yang dilakukan secara online. Kukang menjadi daya tarik tersendiri karena binatang yang aktif di malam hari tersebut terkesan tidak berdaya di siang hari. 

Perdagangan yang di Bali itu biasanya untuk hiburan, tetapi ada juga untuk dikonsumsi otaknya. Padahal, pemeliharaan primata di rumah sangat rawan terhadap penularan penyakit antara hewan ke manusia (zoonosis) seperti TBC, hepatitis, herpes, diabetes dan sebagainya. (Arnoldus Dhae/OL)

Sumber: Metrotvnews.com

© 2003 - 2021 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.