PROFAUNA dan Fotografer Berpetualang di Alam Bebas Jelang Tahun Baru 2019

Jelang tahun baru 2019. PROFAUNA Indonesia dan komunitas fotografer satwa liar Probolinggo, melakukan petualang di alam bebas melalui kegiatan WAW (Wild Animals Watching) di wisata Air Terjun Kalipedati, Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kegiatan dengan menggandeng Pemerintah Desa setempat, Minggu (23/12/2018 2018) ini dilakukan sebagai upayakan pelestarian hutan dan satwa liar.

Kegiatan edukatif, rekreatif yang menawarkan sensasi petualangan alam bebas ini diikuti oleh ratusan peserta yang sudah mulai berdatangan sejak sehari sebelumnya.

Foto lengkap kegiatan WAW ini bisa dilihat di: Foto WAW Kalipedati

Tidak hanya diikuti kalangan umum dari luar kota Probolinggo, kegiatan ini juga menarik minat para pengamat dan mahasiswa Biologi dan Rimbawan dari Universitas Jember, UIN Malang, UMM dan Universitas Brawijaya.

Bagi pemerhati lingkungan dan pecinta alam, air terjun yang berada di KSP (Kawasan Perlindungan Setempat) KRPH Krucil, ini memang memiliki daya tarik tersendiri.

Beragam jenis vegetasi yang menjulang diantara dinding tebing yang menjulang. Seakan menjadi rumah tinggal ideal bagi keragaman hayati didalamnya, mulai dari jenis serangga, reptil, burung dan primata.

"Kegiatan WAW memang sering kami laksanakan di kawasan - kawasan yang berpotensi untuk dikembangkan. Seperti yang kita lihat, selain memiliki peran ekologi dan ekosistem, hutan yang lestari juga memiliki manfaat ekonomi bagi masyarakat disekitarnya," ungkap Rosek Nursahid, pendiri PROFAUNA Indonesia, kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Selasa (25/12/2018).

Konsultan wisata sekaligus Wildlife Education Trainer ini juga menawarkan, kepada Pemdes Kalianan, untuk memberikan pelatihan dan edukasi khusus bagi kader wisata desa Kalianan agar potensi air terjun Kalipedati dapat dikelola dengan baik oleh pemerintah desa kedepannya.

"Kalau dibutuhkan kami juga siap memberikan training khusus kepada kader masyarakat, untuk persiapan pengembangan wisata yang sesuai di kawasan Air Terjun Kalipedati ini," tandasnya.

Sementara Tumin, KSS Komunikasi Perusahaan (Komper) Perhutani KPH Probolinggo mengapresiasi terhadap sinergi yang baik sehingga terlaksananya kegiatan positif di kawasan KRPH Krucil ini. Potensi alam yang terjaga memang patut untuk dikembangkan, agar kelestariannya terus terjaga sampai generasi berikutnya.

"Kami mengimbau kepada LMDH di Desa Kalianan agar terus lebih maju dalam mengelola hutan negara, jaga dan rawat kelestariannya agar kita senantiasa bisa meninggalkan mata air bagi anak cucu kita, bukan air mata. Terimakasih kepada PROFAUNA Indonesia dan komunitas fotografer satwa liar Probolinggo, yang sudah membuat acara ini dengan meriah dan bermanfaat," tutup Tumin. (*)

Sumber: Times Indonesia

© 2003 - 2019 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.