Jelang Hari Kakatua Indonesia PROFAUNA Keliling Kampus dan Sekolah di Jember untuk Kampanye Pelestarian Burung

PROFAUNA Indonesia gencar melakukan edukasi terkait pelestarian burung nuri dan kakatua kepada pelajar  dan mahasiswa di Jember, Jawa Timur. Kegiatan itu dilakukan pada hari senin hingga selasa (4-5/9) kemarin. Sedikitnya ada dua kampus dan satu sekolah yang dikunjungi yaitu Universitas Negeri Jember (UNEJ) , Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, dan MA An-Nur Rambipuji, Jember.

Ratusan siswa dan mahasiswa mengikuti kegiatan itu. Di UNEJ, edukasi diikuti oleh 110 orang mahasiswa yang terdiri dari Mapala Egalitarian, Mapala Gemapita, Mapala Bekisar, TBM Vertex, Mapala Swapenka, Mapala Iwena, Mapala Imapala, Mapala Mahapala, Mapala Mahapena, Mapala Mapensa, Mapala Khatulistiwa, Mapala Palmstar, Mapala Palapa, Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio) UNEJ, dan mahasiswa baru FKIP UNEJ.

Selanjutnya, di  MA An-Nur Rambipuji Jember kegiatan diikuti oleh 220 orang siswa dan di IAIN Jember diikuti oleh 105 orang mahasiswa jurusan biologi.

Aktivis PROFAUNA yang terlibat dalam kegiatan itu mengajak pelajar dan mahasiswa di Jember diskusi seputar burung nuri dan kakatua serta pemutaran film yang berjudul "Burung Kita" dan "Proses Penangkapan Burung Kakatua".

Film tersebut berisi tentang ajakan tokoh masyarakat di Maluku Utara untuk ikut serta melindungi burung kakatua dan nuri. Selain itu film tersebut juga menceritakan tentang kondisi burung nuri dan kakatua yang saat ini cukup memprihatinkan.

"Kami ingin generasi muda tahu bagaimana kondisi burung-burung itu saat ini, sekaligus mengajak untuk ikut menjaga serta melindungi burung itu. Apalagi dalam catatan kami di Jawa Timur cukup sering ditemukan kasus perdagangan satwa dilindungi," kata Muhamad Jayuli, Campaign Assistant PROFAUNA Indonesia.

Jayuli menambahkan bahwa, dalam catatan PROFAUNA sejak Januari 2015 hingga Juni 2017, PROFAUNA Indonesia mencatat setidaknya ada 10 kasus penyelundupan dan perdagangan burung nuri dan kakatua asal Maluku dan Maluku Utara yang terungkap di wilayah Jawa Timur saja.

Kegiatan ini disambut baik dan didukung penuh oleh Prof. Dr. Suratno, M. Si, Pembina Organisasi Mapala Gemapita FKIP Jember  dan Rendi Setiawan, S.Si, M.Si, pembina organisasi Himabio Unej dalam pidato sambutan sebelum acara dimulai.

"Kami sangat senang teman-teman PROFAUNA datang ke Jember untuk berbagi informasi tentang burung paruh bengkok. Ini merupakan sesuatu hal yang baru karena kebanyakan mahasiswa kami sangat jarang yang mengamati burung," kata Rendi Setiawan  dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, PROFAUNA juga mengajak para siswa dan mahasiswa yang hadir untuk mengikuti lomba foto untuk memperingati Hari Kakatua Indonesia yang jatuh pada tanggal 16 September.

"Tepat tanggal 16 September nanti kami memperingati Hari Kakatua Indonesia, teman teman bisa berpartisipasi dengan cara mengikuti lomba foto yang kami adakan. Infonya bisa cek langsung di website kami," kata Kurratul Aini, Campaign Assistant PROFAUNA Indonesia. (JAY)

© 2003 - 2017 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.