Dua Wanita Inggris Ini Memutuskan Jadi Relawan di Hutan Wehea, Kalimantan Timur

Tidak banyak orang yang rela meghabiskan waktu dan biaya untuk kerja sosial di hutan belantara. Namun tidak demikian bagi dua wanita asal Inggris ini, Ashley Michelle Philbeck dan Ling Fang. Mereka yang masih berstatus mahasiswa di Univesitas Sheffield  ini memutuskan menjadi relawan di hutan lindung Wehea, Kaltim pada bulan Juni 2016.

Meskipun tinggal di dalam hutan dengan fasilitas sederhana dan tanpa sinyal telepon ataupun internet, mereka tetap semangat dalam bekerja. Di hutan lindung Wehea yang dikelola oleh Lembaga Adat Dayak Wehea dengan dampingan PROFAUNA itu, Ashley dan Ling Fang melakukan berbagai tugas seperti ikut patroli hutan, monitoring satwa liar, perawatan fasilitas stasiun riset dan pemasangan papan informasi konservasi hutan.

Informasi tentang hutan Wehea: http://www.profauna.net/id/content/hutan-lindung-wehea-rumah-bagi-orangu...

"Sudah menjadi komitmen PROFAUNA untuk menyediakan relawan dan ranger yang menjaga hutan lindung Wehea bersama lembaga adat Dayak Wehea Desa Nehas Liah bing", kata Erik Yanuar, Ranger PROFAUNA yang bertugas di hutan lindung Wehea.

Sementara itu koordinator PROFAUNA Borneo Bayu Sandi mengatakan, "kami senang ada banyak supporter PROFAUNA yang tertarik menjadi relawan di hutan lindung Wehea, semoga ini semakin meningkatkan semangat kawan-kawan Lembaga Adat Dayak Wehea untuk melestarikan hutan Wehea".

Terimakasih untuk Ashley Michelle Philbeck dan Ling Fang!

© 2003 - 2019 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.