Cara Mudah untuk Membantu Pelestarian Hutan Indonesia

Hutan Indonesia berkurang sangat drastis. Dalam kurun waktu 2009-2013, Indonesia kehilangan hutan seluas 4,6 juta hektar atau seluas Provinsi Sumatera Barat, tujuh kali luas Provinsi DKI Jakarta (Forest Watch Indonesia). Bayangkan, setiap menitnya hutan seluas tiga lapangan bola menghilang! Hutan Indonesia yang tersisa kini diperkirakan tinggal 82 juta hektar, dan akan terus menyusut jika kita tidak melakukan upaya pelestarian.

Upaya pelestarian hutan membutuhkan partisipasi dari semua lapisan masyarakat, tidak cukup hanya dilakukan oleh masyarakat yang hidup di dekat hutan, pemerintah, atau organisasi yang peduli pada kelestarian hutan seperti PROFAUNA.

Ada banyak cara yang dapat kita lakukan meskipun kita tinggal di kota, jauh dari hutan, dan tidak memiliki dasar ilmu pengetahuan tentang kehutanan. Kita bisa mulai dengan beberapa langkah mudah berikut ini:

  • Menghemat Penggunaan Kertas.

Memang kertas dan tisu diproduksi dari pohon tertentu, yang ditanam di hutan produksi. Tapi untuk mengadakan hutan produksi itu harus membuka lahan yang dulunya adalah hutan alami. Semakin banyak konsumsi kertas/tissue kita, maka semakin luas hutan produksi yang harus disediakan, dengan menggusur hutan alami.

Tips hemat kertas bisa dilihat di link berikut: http://www.p-wec.org/id/go-green/hemat-kertas-itu-berarti-hemat-biaya-da...

  • Meminimalkan Penggunaan Produk Berbahan Sawit

Sama dengan kertas/tissue, untuk menanam kelapa sawit, banyak sekali hutan alami yang harus dibabat. Selain itu, lahan yang pernah ditanami sawit tidak akan bisa dihutankan kembali karena sifat pohon sawit itu rakus, menghabiskan banyak unsur hara di tanah. Menggunakan minyak kelapa, selain lebih ramah lingkungan dibandingkan sawit, minyak kelapa juga banyak manfaatnya untuk kesehatan.

  • Waspada dengan Api

Jika pergi ke hutan dan menyalakan api (misalnya membuat api unggun atau memasak saat berkemah), sebelum meninggalkan lokasi pastikan api sudah padam dengan sempurna, agar tidak mengakibatkan kebakaran hutan. Jika merokok, jangan buang puntungnya sembarangan, lebih baik disimpan di kantong khusus untuk sampah.

  • Tidak Berburu Satwa Liar

Banyak sekali jenis satwa liar yang berfungsi sebagai penyebar biji-bijian di hutan. Satwa-satwa itu antara lain monyet, orangutan, burung-burung, kalong, musang, tupai, dan lain-lain. Jika satwa liar itu menghilang atau menurun populasinya akibat diburu atau diperdagangkan, maka akan mengganggu keseimbangan ekosistem hutan. Tumbuhan di hutan akan terhambat proses penyebaran dan pertumbuhannya.

  • Terlibat dalam Penghijauan

Jika ada lembaga yang melakukan kegiata penghijauan di hutan yang sudah rusak, ayo gabnglah jadi relawan. Lakukan penanaman pohon atau reboisasi dengan cara yang benar, yaitu dengan menanam jenis pohon yang tepat dengan lokasi, iklim, dan ketinggian serta merawat pohon yang sudah ditanam secara berkelanjutan. Banyak sekali orang yang melakukan penghijauan tapi kemudian ditinggal begitu saja hingga tanaman itu kemudian mati sia-sia. Jangan pernah ikut penghijauan yang hanya bersifat seremoni atau hura-hura belaka.

  • Gabung Organisasi Pelindung Hutan

Bergabung dengan organisasi yang bererak dibidang pelestarian hutan akan banyak manfaatnya. Cari organisasi yang memberi kesempatan untuk menjadi relawan, salah satunya adalah PROFAUNA. Dengan gabung PROFAUNA, anda berkesempatan terlibat dalam berbagai kegiatan perlindungan hutan, termasuk jadi Ranger yang menjaga hutan.

Cara gabung PROFAUNA, lihat link berikut: http://www.profauna.net/id/supporter/jadilah-supporter-profauna#.VfjokRG...

  • Sebarluaskan

Menyebarkan pesan pelestarian hutan kepada orang-orang di sekitar kita akan membantu meningkatakan kesadaran masyarakat akan pelestarian hutan. Anda juga bisa melakukan kunjungan edukasi ke sekolah, kampus atau komunitas tertentu untuk menyebarkan informasi tentang pelestarian hutan. PROFAUNA menyediakan paket edukasi yang bisa anda gunakan untuk program edukasi tersebut. Anda bisa mendapakan secara gratis paket edukasi tentang hutan itu.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi PROFAUNA lewat email: profauna@profauna.net

© 2003 - 2019 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.